Home > Daily Notes > 1 Litre of Tears

1 Litre of Tears


1 Litre of Tears -, Ichi Rittoru no Namida

1 Litre of Tears

This isn’t something special. It’s just the record of a girl who was chosen by this strange disease.

Dorama lama nih, tapi berhubung baru aja namatin, jadi review-nya baru sekarang.

Drama ini merupakan adopsi sebuah kisah nyata dari diary yang menceritakan tentang perjuangan seorang gadis berumur 15 tahun – kitou aya- yang menderita karena penyakit yang tidak dapat disembuhkan, Spinocerebellar Degeneration. Penyakit ini akan mengakibatkan bagian dari otak, cerebellar, mengecil dan terkadang juga mempengaruhi tulang belakang, dan hingga sekarang belum ditemukan obatnya. Si penderita akan mengalami kesulitan dalam menggerakkan kaki dan tangan, sulit berbicara, pandangan menjadi kabur, kehilangan focus jarak, dan mudah tersedak. Dengan kata lain, si penderita akan lumpuh secara perlahan-lahan, bahkan penyakit demam bisa saja menyebabkan kematian bagi si penderita. Buku diarynya sendiri telah dipublikasikan dan terjual lebih dari 1 juta copyi di Jepang dan telah memberikan inspirasi kepada banyak orang.

Reality is too cruel, too brutal. I don’t even have the right to dream.
As I think about the future, the tears will come out again.

Drama ini berjumlah 11 episode dengan durasi 45 menit kecuali episode terakhir, 1 jam. Cerita dimulai dari seorang gadis bernama Ikeuchi Aya – 15 tahun- yang ketika berjalan sering terjatuh secara tidak wajar. Setelah didiagnosa, ternyata ia menderita penyakit Spinocerebellar Degeneration. Dokter menyatakan bahwa penyakit tersebut tidak dapat disembuhkan. Walaupun demikian, Aya tetap tegar menjalani hidupnya. Untuk mengetahui perkembangan penyakit Aya, dokter menyuruhnya menulis diary setiap hari. Ketika Aya mulai menyerah dalam kehidupannya, Diary inilah nantinya yang membuat Aya tegar kembali dalam menjalani sisa hidupnya. Semua curahan hatinya ia tuliskan dalam diary hingga ia tidak mampu memegang ballpoint lagi. Akhirnya Ikeuchi Aya meninggal dalam usia 25 tahun, setelah selama 10 tahun berjuang melawan penyakitnya.

I want to make a time machine and go back in time.
If it wasn’t for this disease, not only I could I enjoy falling in love but I also wouldn’t have to rely on anyone and live by myself.

Benar-benar sebuah serial yang menyentuh, sangat brilian. Apalagi adegan ketika Ako memarahi Hiroki, adiknya, karena malu mengakui Aya sebagai kakaknya. Hiks..hiks.. akhirnya nangis juga…. Cerita ini telah memberikan sedikit perubahan pada diriku. Setelah menonton serial ini, aku selalu ingin menjaga kesehatanku, selalu ingin menulis dan berusaha sebisa mungkin memberikan manfaat bagi orang lain.

My life is like a flower that hasn’t bloomed yet.
From the start of this youth, I want to treasure it and have no regrets.

Bila kamu ngaku preman, coba kamu tonton serial ini, sapa tau kamu bakalan tobat. Kalo kamu seorang calon dokter, kamu musti coba lihat serial ini, kamu akan mendapatkan suntikan semangat berlipat-lipat untuk menyelesaikan studymu. Kalo kamu seseorang yang merasa hidupmu tidak ada artinya, kamu wajib nonton nih film, kamu akan tahu kalau hidup itu harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Kalo kamu seorang pelajar yang patah semangat, kamu coba lihat film ini, ntar kamu bisa termotivasi buat jadi juara kelas. Kalau kamu seorang yang childish, aku jamin setelah nonton ini, kamu bakal bisa lebih berpikiran dewasa. Kalau kamu adalah seseorang yang mendapatkan vonis penyakit mematikan dari dokter, bangkitkan semangat hidupmu dengan nonton film ini. Film ini dapat dinikmati oleh semua kalangan, terlalu sayang buat dilewatkan. Film yang benar-benar bisa memberikan inspirasi kepada siapa saja yang menonton. Membuat kita jadi ingat mati, melembutkan hati yang keras, dan menjadikan kita peka terhadap lingkungan sekitar.

People shouldn’t dwell on the past. It’s enough to try your best in all that you’re doing now.

Waduh, sampai berapi-api gini ngerekomendasiin nih drama. Soalnya memang bagus banget, sayang buat dilewatkan.

Sekarang aku punya satu cara baru buat mengatasi bad mood, nonton 1 litre of tears, dijamin bakalan belepotan ingus plus semangat balik lagi.😀

  1. pettie
    November 27, 2007 at 9:58 am

    hik…hik..hik
    sedih juga saat aya meninggal,,,,,
    aq jadi ikut terharu ya,coz ini emang bener2 terjadi sch,
    buat elu tuch,,sayangi tubuhmu sendiri dunk….
    jaoh2 deh,ama narkotik dsb itu…
    punya tubuh sehat adalah karunia terbesar sepanjang hidup..
    keep it…

  2. hendla
    December 30, 2008 at 4:02 am

    emang keren bgt bro doramanya,
    preman juga bakal nangis nih nontonnya

    mudah2an mengispirasikan kita jada org yg lebih baik

  3. michael
    June 2, 2009 at 8:41 am

    I love this story,, if I had the opportunity I want to help her to cope and believe that there must be a treatment for that kind of illness… I felt bad as I read the story by how can I change the things that happened earlier than I expected.. I’m now going insane thinking how diseases chooses a person to be its victim..

  4. August 3, 2010 at 1:46 pm

    dijual bebaskah cdnya? jadi pengen nonton, atomo pinjemin aku? Hehehehehe

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: