Home > Kesehatan > Monosodium Glutamat

Monosodium Glutamat


Kemarin malem ketika saya lagi nonton ISL saya coba ganti-ganti channel dan berhenti pada channel Trans|7. Ada film jepang ternyata. Setelah saya ikuti, ternyata menceritakan sejarah penemuan MSG dan berdirinya perusahaan Ajinomoto. Namun saya tidak melihat sampai selesai karena saya mau menonton School Rumble: Nigakki. Karena malam hari memang waktunya untuk Anime. :p

Karena penasaran akhirnya saya mencari-cari tahu mengenai MSG yang kayaknya selalu ada di setiap jajanan yang saya makan sehari-hari.

MSG atau Monosodium Glutamat dipatenkan oleh Dr. Kikunae Ikeda pada tahun 1909. Beliau adalah ilmuwan lulusan universitas Jerman. Karena keprihatinannya pada masyarakat Jepang yang memiliki fisik dibawah orang-orang Jerman. Maka dia mulai meneliti bumbu yang dapat menambah citarasa dan kelezatan makanan. Karena dia yakin rasa masakan yang lezat akan berpengaruh pada kesehatan pencernaan. Dr. Ikeda mendapatkan ide ketika makan bersama dengan keluarganya. Dari satu jenis makanan, yaitu sup tahu, ternyata setiap orang merasakan rasa yang berbeda-beda, ada yang merasakan pahit, manis dan asam. Ternyata diketahui bahwa tahu yang direbus tersebut dimasak bersamaan dengan rumput laut (Kombu) yang telah dikeringkan. Akhirnya dengan mengekstrak rumput laut itu Dr. Ikeda mendapatkan asam Glutamat.

Berita penemuan tersebut sampai ke Saburousuke Suzuki, pemilik pabrik Yodium, mendengar hal tersebut, beliau tertarik dan mendatangi Dr. Ikeda dan ingin mengetahui penemuan tersebut. Namun karena sifat fisik dan kimianya, Saburousuke Suzuki berpendapat bahwa produk tersebut tidak akan menarik secara komersial apabila diproduksi. Pada akhirnya Dr. Ikeda berhasil mensenyawakan glutamate dengan sodium menjadi Monosodium Glutamat (MSG). Namun muncul masalah ketika akan diproduksi massal, penyediaan berton-ton rumput laut sebagai bahan utamanya sangat sulit diperoleh. Dr. Ikeda berpendapat bahwa rumput laut dapat diganti dengan gandum atau sagu. Akhirnya dengan membagi hak patennya dengan pemilik pabrik Yodium, Saburousuke Suzuki, Dr. Ikeda kemudian berhasil mewujudkan hasratnya memproduksi dan memasarkan MSG secara massal.

Saat ini MSG telah banyak digunakan pada produk-produk makanan di masyarakat. Sedangkan efek negatifnya yang dapat menyebabkan kanker dan kerusakan otak masih diperdebatkan.

Gak nyangka ternyata yang menemukan MSG adalah bangsa Jepang. Kira-kira kapan ya orang Indonesia bisa menemukan penemuan-penemuan yang bermanfaat seperti ini?

Categories: Kesehatan Tags: ,
  1. January 13, 2010 at 11:54 am

    Бытует мнение, что для достижения лучших качественных характеристик деревянного дома непременно нужно использовать так называемый «зимний лес». Так ли это?
    Кому интересно узнайте на http://stroybaza.su/article.php?id=347

  2. anggayasha
    January 14, 2010 at 9:36 pm

    Спасибо за ваше присутствие.
    Но, я думаю, что моя статья не связана с деревом.🙂

  3. May 6, 2010 at 7:45 am

    zz
    z
    z
    zz

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: