Archive

Archive for the ‘Islam’ Category

Berburu Cicak!

January 14, 2010 22 comments
Cicak!

Cicak, binatang merayap yang biasa nongkrong di atas dinding rumah kita ini tak jarang dianggap banyak orang sebagai binatang yang berjasa karena mereka memakan nyamuk-nyamuk yang memang dibenci manusia. Bahkan ketika kecil dulu, teman-teman saya bilang kalau kita membunuh cicak hitam, kita bisa kualat! Nah lo…

Tapi tahukan anda jika Rosul menganjurkan kita untuk membunuh cicak? Read more…

Advertisements
Categories: Islam Tags: ,

[E-book] Fathul Baari

January 2, 2010 12 comments

Fathul Baari
Kitab Fathul Baari versi PDF
Syarah Kitab Shahih Al Bukhari
Pengarang: Ibnu Hajar Al Asqalani
Peneliti: Syaikh Abdul Aziz bin Baz

Link Rapidshare
Fathul Baari Jilid I
Fathul Baari Jilid II
Fathul Baari Jilid III

Categories: Islam

[E-book] Riyadhus Shalihin

June 24, 2009 Leave a comment


Riyadhus Shalihin yang berarti Taman Orang-orang Shalih merupakan kitab kumpulan hadits yang dikumpulkan oleh Imam Nawawi.

Download Ebook
Dari Rapidshare
http://rapidshare.com/files/248119955/Riyadhus_Shalihin.rar.html

Dari Megaupload
http://www.megaupload.com/?d=O1H200A9

Monggo disedot, gan. 🙂

Categories: Islam

Gerbang Ilmu

May 21, 2009 1 comment
Sebenernya ini adalah artikel yang pernah saya buat saat SMA dulu untuk mengisi salah satu kolom di majalah SKI sekolah, tepatnya di majalah Al Furqon.
Eniwei, singkat kata, begini ceritanya.

Suatu ketika Rasulullah SAW pernah menyatakan dirinya ibarat kota ilmu, dan Ali bin Thalib adalah gerbangnya. Mendengar pernyataan demikian, sekelompok orang tidak percaya. Sepuluh orang diantara mereka segera berkumpul dan bermusyawarah untuk menguji kebenaran pernyataan Rasulullah tersebut. Mereka sepakat untuk mendatangi Ali secara bergantian.
Orang pertama menemui Ali dan bertanya,
“Manakah Yang lebih utama, llmu atau harta?”
“Tentu saja lebih utama ilmu,” jawab Ali tegas.
“Ilmu adalah warisan para Nabi dan Rasul, sedangkan harta adalah warisan Qarun, Fir’aun, Namrud dan lain-lainnya.”

Mendenqar jawaban Ali, orang itu kemudian mohon diri. Orang kedua pun datang dan bertanya kepada Ali,
“Manakah Yang lebih utama, llmu atau harta?”
“Lebih utama ilmu,” jawab Ali.
“Mengapa?”
“Karena ilmu akan menjaga dirimu, sementara harta engkau yang harus menjaganya,” ujar Ali.

Orang kedua itupun pergi. Orang ketiga datang menyusul dan bertanya seperti orang sebelumnya.
Ali menjawab, “Harta Iebih rendah dibandingkan dengan ilmu.”
“Mengapa bisa demikian tuan?” tanya orang itu penasaran. *penasaran ni yee… :p*
“Sebab, orang yang mempunyai banyak harta akan mempunyai banyak musuh. Sedangkan orang yang kaya ilmu akan banyak orang yang menyayangi dan menghormatinya.”

Orang keempat datang dan menanyakan hal yang sama. Dan Ali pun menjawab,
“Ya jelas lebih utama ilmu.”
“Apa yang menyebabkan demikian?” tanya orang itu.
“Karena, bila engkau pergunakan harta, ia akan semakin berkurang. Namun bila ilmu yang engkau pergunakan, maka akan semakin bertambah.”

Orang kelima datang setelah kepergian orang keempat. Kemudian Ali menjawab atas pertanyaan yang sama dari orang tersebut,
“Jika pemilik harta ada yang menyebutnya pelit, sedangkan pemilik ilmu akan dihargai dan disegani”

Orang keenam bertanya hal yang sama kepada Ali. Namun tetap saja Ali mengemukakan alasan yang berbeda,
“Harta akan selalu dijaga dari kejahatan, sedangkan ilmu tidak usah dijaga dari kejahatan.”

Dengan pertanyaan yang sama orang ketujuh datang kepada Ali. Pertanyaan itu kemudian dijawab Ali,
“Pemilik ilmu akan diberi syafa’at oleh Alloh di hari kiamat, sementara pemiiik harta akan dihisab.”

Sekarang tinggal tiga orang yang belum melaksanakan tugasnya. Mereka yakin bahwa ketiga orang tersebut bias mencari kelemahan Ali. Orang kedelapan menghadap Ali. lantas bertanya, “Antara ilmu dan harta, manakah yang iebih utama wahai Ali?”
“Tentunya lebih utama ilmu,” jawab Ali.
“Dalam waktu yang lama harta akan habis, sedangkan ilmu malah sebaliknya, akan abadi.”

Orang kesembilan datang dengan pertanyaan yang sama.
“Seseorang yang banyak harta akan dijunjung tinggi hanya karena hartanya, sedangkan orang yang kaya ilmu dianggap inteiektual,” jawab Ali.

Sampailah giliran orang yang terakhir. ia pun bertanya pada Ali hal yang sama. Ali menjawab, “Harta akan mengeraskan hatimu dan ilmu akan menyinari hatimu hingga menjadi rerang dan tentram karenanya. ”

Mereka akhirnya menyerah dan percaya apa yang dikatakan Rasulullah. Ali memang pantas mendapat julukan gerbang ilmu.

Subhanallah

Categories: Islam

Jadwal Kajian Ramadhan di Masjid Qulbon Salim

September 9, 2008 1 comment

Jadwal Kegiatan
“Mendalami Islam di Bulan Ramadhan 1429 H”
Masjid Qolbun Salim Malang


Bahasa Arab untuk Pemula

1-20 September 2008
Ba’da Ashar – 16.15 WIB
Kitab panduan al-Arobiyyah Linnasyiin I

Kajian Islam
1-20 September 2008
16.15 WIB – 10 menit sebelum berbuka
Senin – 1, 8, dan 15 September – Tazkiyatun Nufus – Ustadz Wahyu Wurdianto, Ustadz Amrozi

Selasa – 2 September – Puasa untuk Kesehatan Jasmani dan Rohani – Ustadz Abdul Azis
Selasa – 9 September – Indahnya Pacaran? – Ustadz Jon Haryadi
Selasa – 16 September – Tematik – Ustadz Triono Suprayitno

Rabu – 3, 10, dan 17 September – Jalan Orang-orang yang Selamat – Ustadz Abdul Hamid

Kamis – 4, 11, dan 18 September – Ahli Sunnah Waljama’ah – Ustadz Syahri

Jumat – 5, 12, dan 19 September – Pembatalan Keimanan – Ustadz Agus Hasan

Sabtu – 6 September – Manhaj Ahlussunnah – Ustadz Hasan Katsiri
Sabtu – 13 September – Perseteruan Antara Jin dan Manusia – Ustadz Arifuddin
Sabtu – 20 September – Menuju Alam Akhirat – Ustadz Wahyu Wurdianto

Ahad – 7 dan 14 September – Fiqih Thoraroh dan Sholat – Ustadz Muhammad Syukur

Plus buka bersama.
Masjid Qolbun Salim
Jalan Sunan Kalijaga Dalam No. 9 (Belakang UIN) malang
Telp. (0341) 9280181, 085649584195, 085233401567

Categories: Islam Tags: , ,

Jadwal Kajian Selama Ramadhan di RDI 100.5 FM

September 9, 2008 Leave a comment

Jadwal Kajian Islamiyyah
RDI Masjid An-Nur Jagalan 100.5 FM
Jl. Kapt. Piere Tendean IC/7C Kasin Malang

Meraih Izzah dengan Kekuatan Jama’ah

Insya Allah,

Ahad Pekan 1-5
Ba’da Maghrib – Asyratussa’ah; Tanda-tanda hari kiamat – Ustadz Abdullah Sholeh Al-Hadrami

Senin Pekan 1-5
16.00 – 17.00 – Tematik; Ustadz Ahmad Sulaiman
19.30 – 20.30 – Hadist Arba’in An-Nawawi – Ustadz Abdullah Sholeh Al-Hadrami

Selasa Pekan 1,3,5
Ba’da Maghrib – Sirah Nabi Muhammad SAW – Ustadz Abdullah Sholeh Al-Hadrami
Selasa Pekan 2,4
Ba’da Maghrib – Riyadush Shalihin – Ustadz Novel Baya’sut

Rabu Pekan 1-5
10.00-11.00 – Pendidikan anak dalam Islam – Ustadz Abdullah Sholeh Al-Hadrami
16.00 – 17.00 – Ekonomi Islam – Ustadz Ahmad Djalaludin
19.30 – 20.30 – Pergaulan Remaja – Gus Wahid

Kamis Pekan 1-5
10.00 – 11.00 – Keluarga Sakinah; Menggapai Hidup Bahagia – Ustadz Abdullah Sholeh Al-Hadrami
16.00 – 17.00 – Aqidah Ahlussunnah wal Jama’ah – Ustadz Agus Hasan Bashari

Jumat Pekan 1-5
16.00 – 17.00 – Tematik – Gus Haedar
19.30 – 20.30 – Fiqh Do’a dan Dzikir – Ustadz Abdullah Sholeh Al-Hadrami

Sabtu Pekan 1,3,5
Ba’da Maghrib – Tafsirul Qur’an – Ustadz Muhammad Mukhaddam
Sabtu Pekan 2,4
Ba’da Maghrib – Kisah Para Nabi – Ustadz Abdullah Sholeh Al-Hadrami

Semoga Bermanfaat…

Categories: Islam Tags: , , ,

Sahur Ala Rasulullah

September 8, 2008 Leave a comment

Sahur adalah makan pada akhir malam yang merupakan sunnah Nabi. Sahur dilakukan ketika seseorang berniat untuk berpuasa, terutama ketika puasa Ramadhan, sahur sangat ditekankan oleh Rasulullah agar dijalankan.

Hikmah Sahur

Mungkin ada sebagian yang belum tahu bahwa hikmah sahur adalah sebagai pembeda antara puasa kita dengan puasa Ahli Kitab. Gak percaya?

Dari Amr bin ‘Ash ra. bahwasanya Rasulullah bersabda: “Pembeda antara puasa kita dengan puasa Ahli kitab adalah makan sahur”. (HR. Muslim)

Padahal menurut hadits lain,

Dari Ibnu Umar ra. bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk mereka.” Riwayat Abu Dawud.

Nah, jika gak mau disamain sama Ahli Kitab, jangan pernah meremehkan sahur walaupun dengan seteguk air. Tapi kalo ketiduran ya ga pa-pa tapi eman gak dapet barokah sahur.

Dari Anas Ibnu Malik Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Makan sahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam makan sahur itu ada berkahnya.” Muttafaq Alaihi.

Apa barokah terbesar dari sahur? Insya Allah barokah terbesar dari sahur adalah Allah meliputi orang-orang yang sahur dengan ampunan-Nya, memenuhi mereka dengan rahmat-Nya, malaikat-malaikat Allah memintakan ampunan bagi mereka, berdo’a kepada Allah agar memaafkan mereka, agar mereka termasuk orang-orang yang dibebaskan oleh Allah di bulan Ramadhan.

Firman Allah: “Dan yang memohon ampun di waktu sahur.” (QS. Ali Imran 17)

Dari Abu Said Al-Khudri ra. Berkata, Rasulullah bersabda: “Sahur itu makanan yang barokah, janganlah kamu meninggalkannya walapun hanya seteguk air, karena Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang sahur.” (HR. Imam Ahmad dan Ibnu Syaibah).

Wow!! ternyata barokah sahur banyak banget, keren-keren, dan yang pastinya usefull banget buat bekal di akhirat, jarang-jarang ibadah cuman makan doank, tapi barokahnya gede banget. Allahu Akbar. Islam memang Rahmatan lil ‘Alamin.. 😀

Mengakhirkan Sahur

Bagi sebagian anak muda, malam hari adalah waktunya untuk memulai aktivitas, entah itu mulai dari ngerjain PR, tugas kuliah, skripsi  sampai namatin game terbaru. Sehingga tidak jarang waktu malam mereka, mereka habiskan dengan begadang. Dan normalnya pemikiran anak muda, pasti maunya yang serba cepat aka efisien. Akhirnya, sekalian begadang mereka mendahulukan sahur sebelum saat yang dianjurkan. Dan tak jarang pula setelah sahur mereka tertidur pulas, karena memang ketika seseorang begadang, pukul 3-4 pagi adalah waktu dimana rasa kantuk mulai menyerang dengan hebat. Dan musibah terbesar adalah tertidur hingga meninggalkan shalat Shubuh tepat waktu dengan berjamaah. Naudzubillah….

Lalu kapankah waktu yang dianjurkan oleh Rasulullah untuk makan sahur? Menurut sebuah hadits,

Hadits riwayat Zaid bin Tsabit ra., ia berkata: Kami pernah makan sahur bersama Rasulullah saw. Kemudian kami melaksanakan shalat. Kemudian saya bertanya: Berapa lamakah waktu antara keduanya (antara makan sahur dengan salat)? Rasulullah saw. menjawab: Selama bacaan lima puluh ayat. (Shahih Muslim)

Berapa lama bacaan lima puluh ayat itu?? Mungkin ketika Imsyak itu kali ya…. (saya juga gak pernah ngitung :p).

Adapun manfaat mengakhirkan sahur bagi tubuh kita adalah dapat mengurangi rasa lapar dan haus sehingga pada siang hari kita tidak terlalu kepayahan baik dalam melakukan aktifitas rutin maupun ibadah kepada Allah.

Rasulullah saw. bersabda: “Bantulah (kekuatan fisikmu) untuk berpuasa di siang hari dengan makan sahur, dan untuk shalat malam dengan tidur siang ” (HR. Ibnu Khuzaimah)

Akan lebih utama jika makan sahur itu diakhirkan waktunya, sehingga mengurangi rasa lapar dan haus. Hanya saja harus hati-hati, untuk itu hendaknya kita telah berhenti dari makan dan minum beberapa menit sebelum terbit fajar, agar kita tidak ragu-ragu.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Manusia senantiasa dalam kebaikan, selama mereka menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur . ” (HR. Al-Bukhari, I\luslim dan At-Tirmidz)

Akhir waktu sahur

Ketika kita sahur, hendaknya kita mengetahui batas akhir sahur kita, ini hal yang amat krusial dalam bidang per-puasa-an, karena apabila telah tiba fajar shodiq sedangkan kita masih enak-enakan makan, bisa-bisa puasa kita jadi batal. Saat ini, keyakinan yang beredar di kebanyakan masyarakat umum bahwa batas waktu sahur adalah ketika Imsyak. Hal ini kurang tepat karena waktu dimulainya puasa adalah ketika fajar mulai terbit yaitu ketika adzan shubuh berkumandang.

Firman Allah, “Makan dan minumlah hingga jelas begimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai malam.” (al-Baqarah: 187)

Dalam hal ini terdapat riwayat al-Bara’ dari Nabi saw..

Adi bin Hatim r.a. berkata, “Ketika turun ayat, ‘Sehingga jelas bagimu benang putih dari benang hitam; saya sengaja mengambil tali hitam dan tali putih. Saya letakkan di bawah bantalku dan saya lihat (sebagian) malam hari, maka tidak jelas bagiku. Keesokan harinya saya datang kepada Rasulullah dan saya ceritakan hal itu kepada beliau. Maka, beliau bersabda, ‘Sesungguhnya bantalmu itu terlalu panjang kalau benang putih dan benang hitam itu di bawah bantalmu!’ (Dan dalam satu riwayat beliau bersabda, ‘Sesungguhnya lehermu terlalu panjang untuk melihat kedua benang itu.’ Kemudian beliau bersabda, Tidak demikian), sesungguhnya yang dimaksud adalah hitamnya malam dan putihnya siang hari.'”

Sahl bin Sa’ad berkata, “Diturunkan ayat, ‘wakuluu wasyrabuu hattaa yatabayyana lakumul khaithul abyadhu minal khaithil aswadi’ ‘Makan dan minumlah sehingga jelas bagimu benang putih dari benang hitam;’ dan belum turun lafal, ‘minal fajri.’ Maka, orang yang bermaksud hendak puasa mengikatkan benang putih dan benang hitam di kakinya. Ia senantiasa makan sehingga jelas kelihatan baginya kedua macam benang itu. Kemudian Allah menurunkan firman-Nya, ‘minal fajri ‘yaitu fajar’,’ barulah mereka tahu bahwa yang dimaksudkan adalah malam dan siang.”

Dalam hadits lain,

Sabda Nabi, “Janganlah menghalang-halangi sahurmu azan yang diucapkan Bilal.”

Ibnu Umar dan Aisyah r.a. mengatakan bahwa Bilal biasa berazan pada malam hari. Maka, Rasulullah bersabda, “Makanlah dan minumlah sampai Ibnu Ummi Maktum mengumandangkan azan. Karena Ibnu Ummi Maktum tidak berazan sebelum terbit fajar.” Al-Qasim berkata, “Antara azan keduanya tidak ada sesuatu (peristiwa) melainkan yang ini naik, dan yang itu turun.”

Namun sahur sendiri bukanlah suatu hal yang diwajibkan Namun bukan berarti hal yang disepelekan apalagi ditinggalkan. Yang pengen dapet barokah sahur monggo, dan bagi yang merasa udah aman dari api neraka dan gak pengen sahur juga monggo… 😀

Wallahu ‘Alam
Semoga bermanfaat…

Categories: Islam Tags:
%d bloggers like this: