Archive

Posts Tagged ‘Tipes’

Tipes

October 31, 2007 52 comments
Tifus atau demam tifoid atau tipes. Tapi sebenarnya nama yang benar dan digunakan dikalangan medis adalah DEMAM TIFOID, sedangkan TIPES lebih tepat untuk istilah penyakit Ricketsia, tapi masyarakat Indonesia lebih sering memakai nama/istilah Tipes.
Gejala
Pada minggu pertama, gejala yang tampak adalah demam/panas dan biasanya sering terjadi pada sore hari, sedangkan pada siang hari, si penderita tidak merasa demam, bahwa terasa lebih sehat. Namun pada minggu kedua, demam akan terjadi pada pagi sampai malam hari, lidah menjadi kotor, pembesaran hati, pembesaran limpa, kembung dan kesadaran mulai berkabut (typos). Pada Minggu ketiga demam/panas mereda dan si penderita akan sembuh, namun bisa juga si penderita mengalami komplikasi sehingga dapat berakibat fatal.

Selain gejala-gejala di atas, gejala yang sering terjadi adalah sakit di ulu hati, nyeri kepala, pusing, nyeri otot, tidak nafsu makan, mual, muntah, sembelit atau mencret. Penderita akan merasakan ada ganjalan di perut, batuk dan terkadang mimisan.

Penyebab

Penyakit Tipes perut ( Thypus abdominalis ) merupakan penyakit yang ditularkan melalui makanan dan minuman yang tercemar dengan kuman Tipes , Salmonella typhosa, ( food and water borne disease ). Seseorang yang sering menderita penyakit tifus menandakan bahwa ia sering mengkonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri ini.

Perhatikan pula sumber air minum (sumur/air sumber) anda apakah dekat dengan septic tank atau tidak ( idealnya berjarak minimal 10 meter ), apakah anda sering makan telur ayam mentah atau setengah matang? ( kulit telur ayam yg tercemar tinja ayam, banyak mengandung bakteri Tipes ).

Pengobatan
Obat untuk penyakit ini adalah antibiotika golongan Chloramphenikol, Thiamphenikol, Ciprofloxacin dll yg diberikan selama 7 – 10 hari. Lamanya pemberian antibiotika ini harus cukup sesuai resep yg dokter berikan. Jangan dihentikan bila gejala demam atau lainnya sudah reda selama 3-4 hari minum obat. Obat harus diminum sampai habis ( 7 – 10 hari ). Bila tidak, maka bakteri Tipes yg ada di dalam tubuh pasien belum mati semua dan kelak akan kambuh kembali.

Penderita harus makan makanan yang lunak (diet). Perawatan di rumah sakit bertujuan agar penderita tidak menyebarkan kuman, serta bisa dilakukan pengamatan dan pengobatan yang lebih intensif. Pasien harus berbaring sampai minimal 7 hari setelah panasnya turun, atau sekitar 14 hari. Istirahat (tidur telentang) sepanjang hari adalah sangat penting, agar tidak terjadi komplikasi seperti usus yang berdarah dan atau pecah. Penderita diizinkan berjalan hanya ingin buang air besar (BAB).

Pencegahan
Untuk mencegah agar seseorang terhindar dari penyakit ini kini sudah ada Vaksin Tipes yang disuntikkan dan dapat melindungi seseorang dalam waktu 3 tahun. Mintalah Dokter anda memberikan imunisasi tersebut. Daya tahan tubuh juga harus ditingkatkan ( gizi yang cukup, tidur cukup dan teratur, olah raga secara teratur 3-4 kali seminggu). Hindarilah makanan yang tidak bersih. Belilah makanan yang masih panas sehingga menjamin kebersihannya. Jangan banyak jajan makanan/minuman di luar rumah.

(31 October, malang)

Advertisements
Categories: Kesehatan Tags: ,
%d bloggers like this: